Kamtis Babies The Series: dari Endank Soekamti untuk Anak-anak Indonesia

  • 2016-10-28T09:21:34

Hari ini bertepatan peringatan Sumpah Pemuda, Endank Soekamti kelompok musik asal Yogyakarta, kembali meluncurkan salah satu produk kreatif mereka yaitu Kamtis Babies The Series.

Kamtis Babies The Series ini adalah tayangan animasi dua dimensi untuk anak-anak yang akan hadir setiap Jumat, seputar petualangan tiga bayi bernama Ar, Er, dan Dor, yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata karena di usia kisaran 8 – 9 bulan, mereka telah dapat mengeksplorasi benda-benda di sekitar mereka jadi komposisi musik.

Tujuan diluncurkannya Kamtis Babies The Series ini, selain untuk menyemarakkan konten visual untuk anak-anak Indonesia yang diproduksi oleh orang-orang Indonesia, juga untuk turut meningkatkan kreativitas anak-anak yang menyaksikan tayangan ini.

Hal itu makin diperjelas dengan program Kamtis Babies School, yang merupakan produk turunan dari Kamtis Babies The Series, di mana dalam program tersebut anak-anak akan berkesempatan berbagai macam nama benda, bagaimana cara mengucapkannya, melatih kelancaran berbicara, dan yang tak kalah penting dan menarik adalah mengasah anak-anak untuk mengenal esensi bunyi.

“Sehingga secara tidak langsung ini dapat dilihat sebagai langkah mengenalkan musik sejak awal pada anak-anak dan mempersiapkan regenerasi Kamtis sejak dini.” ujar Erix Soekamti, vocalis dan bassist Endank Soekamti.

Endank Soekamti yang bertindak sebagai eksekutif produser tayangan ini, bekerja sama dengan Euforia Audiovisual sejak awal 2016 lalu menjalankan gagasan ini secara swadana, yang hasilnya dapat dilihat sekarang.

“Dari sisi bisnis, ini bisa dilihat sebagai sebuah tes pasar, mengingat masih terbuka luasnya peluang produk-produk audio visual untuk anak-anak di Indonesia. Sehingga ke depannya sangat mungkin menggandeng pihak-pihak yang memiliki kesamaan visi dan misi terhadap perkembangan anak dan parenting.” papar Bagoes Kresnawan, manager Euforia Audiovisual.

Pendekatan audio visual serial ini menggunakan konten-konten khas Indonesia, baik dari segi arsitektur bangunan, properti, maupun busana. Akan tetapi memang tidak ditunjukkan secara spesifik di mana lokasi ini berada. Bahkan untuk bahasa yang digunakan adalah bahasa “mumbling”.

“Tujuannya agar serial ini bisa juga dinikmati oleh para penonton dari negara-negara belahan dunia lain.” jelas Fani Cahya Putra yang menjadi Director sekaligus Animator Kamtis Babies The Series.

Jadi mari bersama-sama menyaksikan episode perdana Kamtis Babies The Series yang akan tayang pada 28 September 2016, pukul 16:00 WIB di channel YouTube Soekamti Junior  atau di www.soekamtijunior.com

Sampai Jumpa!