Endank Soekamti

News » Detail News


Surabaya Nggak Ada Matinya!

posted: 11 May, 2013 | 2 comments

Tanggal 9 Mei 2013, tepatnya pukul 10 malam, kami menyalakan kendaraan kami dan langsung tancap gas untuk meninggalkan Jogjakarta. Kira-kira 90 menit kemudian, kami terpaksa berhenti di Solo karena panggilan perut. Kami mampir di Njongke untuk melayani nafsu makan kami yang brutal. Setelah meja makan kami dipenuhi dengan piring kosong dan beberapa suara sendawa panjang tak bernada, kami pun melanjutkan perjalanan kami menuju rumah Ari di Solo. Kami culik Ari, kami ikat dengan tali persahabatan, dan kami masukan Ari ke dalam karung kekompakan. Lalu, kami pun melanjutkan perjalanan kami lagi.

Di tengah perjalanan, kira-kira di daerah Ngawi, saat kami berhenti di lampu merah, ada dua orang Kamtis yang mengenali kendaraan merchandise kami. Pelan namun pasti, mereka menyentuh-nyentuh mobil kami, lalu menciumi body mobil ini. Kami sempat heran, ini mobil, bukan Hajar Aswad, kenapa mereka ciumi seperti ini?

Kami pun menyapa mereka dengan semangat Kamtis Family. Setelah beberapa patah kata untuk mencairkan suasana, lampu hijau pun menyala. Kami kembali melanjutkan perjalanan kami ke Surabaya. Dua Kamtis yang tadi gak sengaja bertemu kami itu, dengan suka rela mengiringi perjalanan kami. Mereka membukakan jalan untuk kami, layaknya pemimpin konvoi.

Semangat dan kekompakan Kamtis Family yang seperti ini, membuat kami selalu semangat untuk menghibur mereka.

Hampir menjelang pagi, kami tiba di Surabaya. Kami pun mencoba mengistirahatkan mata karena sebentar lagi, ada hal besar yang akan kami lakukan. Siang harinya, kita sarapan dulu, makan Sate kelapa.

Maknyuss~

Lalu dilanjutkan dengan beberapa ‘interview colongan’ di radio Istara dan EBS Surabaya.

Namanya Mbak Nindy. Beliau adalah penyiar senior di Radio Istara. Ini adalah kedua kalinya beliau menginterview kami dan kebetulan selalu di moment promo album baru.

Interview di radio berjalan seru. Ada banyak Kamtis Family yang juga datang ke radio. Beberapa di antara mereka, kami ajak untuk masuk ke dalam studio dan ikut dalam proses interview secara live. Kami beri kesempatan mereka untuk bertanya. Dan ada satu pertanyaan yang masih menempel di kepala kami adalah,

“Kenapa Endank Soekamti menjual album Angka 8 dalam bentuk Boxset? Kan mahal..”

Inilah jawaban kami dari pertanyaan ini, “Sebenernya, untuk mendapatkan album Angka 8, kami sudah membuat 3 pilihan bagi Kamtis Family: 1. Mahal, 2. Sedang, 3. Gratis! Yap.. Silakan pilih yang mana aja yang kalian suka, yang penting ikhlas.”

“Kenapa kami memberi pilihan penjualan dalam boxset yang agak mahal? Karena sekarang Endank Soekamti sudah berjalan secara mandiri. Jadinya, kami mencoba mengajak Kamtis Family menjadi investor dalam album baru kami. Itulah kenapa, kami juga memberikan Kalung (dog-tag) yang bertuliskan nama masing-masing yang membeli boxset ini. Yap.. We grow together!”

Menjelang malam tiba, kita langsung menuju ke Stadion Gelora 10 November, Tambak Sari, Surabaya! Di sinilah tujuan akhir kami. Sebuah acara Clothing Fest akbar yang didatangi oleh ribuan jiwa. Dan sebagian besar di antara mereka adalah Kamtis Family!

Ada Kamtis Family dari Jepara, Mojokerto, Madura, Ngawi, Kediri, Nganjuk, Sidoarjo, dan Jogja yang menyatu dalam suasana kekeluargaan di sana.

Gig malam itu, kami buat dengan konsep berbeda karena minggu sebelumnya kami juga perform di tempat yang sama. Tapi kami tidak mau memberikan suasana yang sama. Endank Soekamti dan Kamtis Family itu identik dengan kreatifitas yang nggak pernah mati! Malam itu, konser kami dibuka dengat trailer Angka 8 the Movie. Dilanjutkan dengan performance musik kami. Tidak cukup sampai situ saja, malam itu kami sengaja mengenakan kostum Kamtis Army. Para Kamtis Family terlihat sangat antusias dengan penampilan kami. Karena biasanya mereka melihat Kamtis Army hanya di video saja, tapi malam ini kami membawakan Kamtis Army langsung di depan mereka!

Syukurlah konser berjalan lancar. Tidak ada kerusuhan, tidak ada yang kecopetan, dan tidak ada eyang Subur (Lho?). Hanya ada sedikit trouble di wireless connection untuk bass di akhir-akhir konser, namun kendala itu bisa segera teratasi.

Ada beberapa celetukan kocak yang diucapkan oleh personil Endank Soekamti.

“Surabaya itu kota menarik! Amrik punya Blink 182, Surabaya punya Blinksatan. Amrik punya Ramones, SBY punya Rawones. Amrik punya Hollywood, Surabaya punya Dollywood. Ini adalah contoh betapa menariknya kota Surabaya.”

Ari juga sempat curhat, dia berputar-putar di area clothing expo untuk membeli jaket. Namun sayang, jaket yang diinginkannya tidak bisa dia temukan. Saat Erix nanya ke Ari, “Jaket kulit macam apa yang kamu cari, to?”

Ari menjawab dengan santai, “Aku nyari jaket kulit kacang, bro..”

Dory juga sempat frustasi karena dia tidak bisa mendapatkan sepatu yang pengin dia beli. Sepatu apa sih yang pengin dibeli sama Dory? Dia bilang, dia lagi nyari Sepatu kaca. #WongEdan

Yang membedakan antara konser malam itu dan konser di minggu sebelumnya, meski di tempat yang sama adalah audience-nya. Selain kamtis family, banyak juga penonton dari pengunjung yang niatnya datang untuk mengunjungi acara Clothing Expo saja. Namun saat Endank Soekamti mulai perform, para pengunjung itu pun mendekati gig dan ikut menikmati konser kami. “Ini bukti bahwa musiknya Endank Soekamti mampu dinikmati oleh semua orang.” Kata Ari.

Usai konser, kami mengisi perut kami di Rawon Setan. Rawon yang lezat dengan harga kayak setan.

Cerita di balik foto ini adalah, Erix bilang, kalo dia mau motret Mas Blinksatan. Erix meminta mas Blinksatan untuk berpose, tapi pada kenyataannya, Erix malah ngambil foto mbak-mbak kasir yang cantik itu. Dasar raja modus!

Saat menghajar menu makan malam kami, lalu kami sempat berfoto-foto dengan panitia acara.

Sebelum kami beranjak meninggalkan Surabaya, kami sempat bercengkerama dengan Kamtis Family Surabaya. Nggak ada kata capek untuk hari itu, karena semua rasa capek sudah ditutup oleh rasa bahagia.

Terima kasih Kamtis Family! Surabaya, nggak ada matinya!

written by: @shitlicious


Komentar :

saya penggemar endank soekamti,,cuman saya gak tau gmn ngundang para personil kyak ke acara tv di tv lokal disbya,,kira-kira mau g yaaa???? :D
ahmed at 12 May, 2013 05:05:47
tossss abang salut buat kalian semua,,,,, i love endang soekamti
fahmy soekamtie at 11 May, 2013 20:57:19

Kirim Komentar